Panduan Cara Ternak Burung Kacer

Posted on Posted in Karir

 

Cara Ternak Burung Kacer meliputi kegiatan membuat kandnag, menentukan indukan, teknik penjodohan dan merawat anakan kacer. Beternak burung kacer sebenarnya mudah, tidak perlu dibutuhkan keahlian khusus. Yang dibutuhkan hanyalah kesungguhan, ketelatenan, ketelitian, dan cara beternak yang benar. Varietas kacer yang banyak diternakkan di Indonesia yaitu Kacer Jawa (Chpsycus Sechellarum) dan Kacer Poci (Chopsycus Saulary). Peminat kacer di Indonesia semakin banyak, kebanyakan dari mereka menyukai keindahan kicauannya dan corak bulunya. Para peminat kacer juga sering mengadakan perlombaan terkait dengan kicauannya.

Langkah-Langkah Beternak Burung Kacer

Kandang Ternak

Kandang untuk beternak kacer yang ideal berukuran 90 cm panjang, 90 cm lebar, 180 cm tinggi. sediakan tempat sarang di dalam kandang yang terbuat dari kotak kayu berukuran 20 cm2, yang ditempatkan di sudut atas kandang. Sarang tersebut diisi sabut kelapa, tangkai daun sengon, ijuk daun cemara, dan sebagainya. Bahan-bahan tersebut diletakkan di bagian dasar kandang, biarkan burung kacer membuat sendiri sarangnya. Kacer akan membuat sarangnya sendiri setelah proses perkawinan. Kacer rata-rata menghasilkan telur 3 butir, proses pengeraman 14 hari.

Indukan Kacer

Sebaiknya pilih indukan kacer yang bagus, karena kualitas indukan akan menentukan kualitas anakannya. Ciri indukan berkualitas unggul :

  • Tidak cacat fisik
  • Badannya berukuran normal, besar dan panjang
  • Gerakannya gesit, enerjik, sorot matanya tajam
  • Telah memasuki periode birahi, kurang lebih berusia 10 bulan
  • Rajin berkicau

Penjodohan Kacer

  • Masukkan induk jantan ke dalam kandang
  • Induk betina diletakkan di dalam sangkat, kemudian masukkan ke dalam kandang yang berisi induk jantan beserta sangkarnya
  • Lihat reaksi dari kedua indukan, akur atau tidak
  • Ciri indukan kacer yang berjodoh ialah induk jantan akan terus berkicau sambil mendekati induk betina. Si induk betina juga akan merespon dengan gerakan dari sangkar turun ke kandang
  • Jika induk betina menghindari induk jantan, itu tandanya tidak berjodoh

Masa Bertelur

Setelah dibiarkan hidup bersama, tidak berapa lama indukan betina akan bertelur biasanya sebanyak 2-3 butir. Sediakan tulang sotong selama penjodohan berlangsung. Tulang sotong bermanfaat dalam sistem pembuatan cangkang telur agar kuat.

Masa Pengeraman

Periode pengeraman berlangsung selama 14 hari sejak telur pertama keluar.

Anakan Menetas

Setelah dierami selama 14 hari, jika terlihat cangkang telur berserakan dis ekitar kandang berarti telur telah menetas. Jika telah menetas, segera berikan makanan berupa kroto fresh dan jangkrik kecil.

Meloloh Anakan

Anakan diloloh dengan makanan hidup berupa jangkrik, belalang, ulat atau kroto setiap pagi pukul 10.00 dan siang hari pukul 14.00 hingga anakan kacer keluar dari glodok dan bisa makan sendiri.

Anakan akan keluar glodok pada umur 3 minggu, anakan akan studi makan dengan mematuk-matuk jangkrik dari induknya pada umur 4 minggu. Dan ketika umur 5 minggu, anakan kacer telah dapat makan sendiri.

Mensapih Anakan

Jika indukan kacer mulai mematuki anakannya ketika anakan mendekat, berarti indukan kacer akan bertelur lagi. Jika seperti itu, sebaiknya anakan segera disapih dan ditempatkan kurungan tersendiri. Pakan untuk anakan berupa voor yang diberikan setiap pagi, sore hari diberi kroto yang dicampur dengan voor halus.

Demikian uraian singkat mengenai Cara Ternak Burung Kacer dengan benar dan mudah untuk pemula, semoga dapat Anda jadikan panduan dalam beternak kacer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *